• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    TRANSFORMASI ARSITEKTUR VERNAKULAR BALE TANI DI DESA SADE LOMBOK TENGAH

    Thumbnail
    View/Open
    74. TRANSFORMASI ARSITEKTUR VERNAKULAR BALE TANI DI DESA SADE LOMBOK TENGAH.pdf (830.9Kb)
    Date
    2025-07-01
    Author
    Saputra, Laogi
    Saptorini, Hastuti
    Wulan Ghanni, Muzizah Rizka
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Desa Sade di Lombok Tengah merupakan kawasan yang melestarikan arsitektur vernakular Sasak yang salah satunya melalui Bale Tani , Bale Tani adalah rumah tradisional Suku Sasak di yang digunakan sebagai tempat tinggal masyarakat yang berprofesi sebagai petani, yang mencerminkan nilai sosial, budaya, dan religius masyarakat Sasak. Namun, modernisasi, dan kebutuhan masyarakat Sade yang semakin berkembang telah memicu transformasi pada tiga aspek arsitektur Bale Tani, yaitu tata ruang dan fungsi, teknik konstruksi, dan material. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui observasi, dokumentasi dan kepustakaan, yang bertujuan untuk menganalisis perubahan/transformasi apa saja yang terjadi, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat Transformasi yang terjadi pada Bale Tani. Transformasi ini mencakup pengembangan tata letak dan fungsi ruang akibat dari penambahan anggota keluarga dan kebutuhan lainnya. Material dan konstruksi yang lebih modern menjadi pilihan dalam Pembangunan Bale Tani khususnya yang baru direnovasi dan yang baru dibangun. Namun, masyarakat desa Sade tetap berupaya menjaga nilai budaya untuk mempertahankan identitas lokal di tengah tuntutan modernisasi
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/59443
    Collections
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15 [90]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV