| dc.description.abstract | Kawasan Prawirotaman, Yogyakarta, telah mengalami perubahan signifikan
dengan berkembangnya streetbar yang memanfaatkan ruang publik sebagai pusat
interaksi sosial. Penelitian ini berangkat dari pertanyaan utama: bagaimana
teritorialitas terbentuk di area streetbar Prawirotaman? Bagaimana perubahan fungsi
ruang publik akibat keberadaan streetbar dalam konteks nightlife dan interaksi sosial?
Serta, faktor apa saja yang memengaruhi pola teritorialitas di kawasan ini, baik dari segi
spasial, sosial, maupun temporal? Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui
observasi partisipatif dan wawancara mendalam, penelitian ini mengkaji pola
penggunaan ruang, dinamika sosial, serta adaptasi ruang publik pada malam hari. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa teritorialitas di kawasan ini bersifat dinamis dan
dipengaruhi oleh kepadatan pengunjung, adaptasi ruang oleh pemilik usaha, serta
fleksibilitas penggunaan trotoar dan bahu jalan. Kehadiran streetbar tidak hanya
mengubah fungsi ruang publik menjadi area komersial dan sosial, tetapi juga
memperkuat identitas kawasan sebagai destinasi nightlife yang inklusif dan adaptif. | en_US |