Show simple item record

dc.contributor.authorNur Afifah, Khairunnisa
dc.contributor.authorDarmawati, Rini
dc.contributor.authorAlmira, Nisrina Salsabila
dc.date.accessioned2026-01-05T04:23:08Z
dc.date.available2026-01-05T04:23:08Z
dc.date.issued2025-07-01
dc.identifier.issn2964-8483
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/59436
dc.description.abstractKesenian daerah berperan dalam memperkuat identitas suatu budaya dan menjaga keberlanjutan warisan budaya. Penelitian ini menganalisis pengaruh placemaking terhadap keberlanjutan komunitas budaya di Omah cangkem, Bantul, dengan menggunakan fokus pada parameter uses and acvtivities. Pendekatan kualitatif dan wawancara dengan pengelola dan pengunjung. Hasil menunjukkan bahwa berbagai aktivitas seni yang dilakukan, seperti latihan gamelan dan festival seni, berhasil mendukung keberlanjutan komunitas. Partisipasi masyarakat lokal terhadap kegiatan rutin pada Omah Cangkem membuktikan pentingnya kesenian tradisional dalam menciptakan ruang yang bermakna dan interaktif. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan fasilitas dan memperluas kolaborasi dalam melestarikan budaya lokalen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSAKAPARI 14;Vol 8, Nomor 1, Juli 2025
dc.subjectBudayaen_US
dc.subjectKomunitasen_US
dc.subjectUses and activityen_US
dc.subjectOmah cangkem.en_US
dc.titlePENGARUH PLACEMAKING TERHADAP KEBERLANJUTAN KOMUNITAS BUDAYAen_US
dc.title.alternativeStudi Kasus Omah Cangkem Bangunjiwo, Bantulen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record