• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PLACEMAKING DI EMBUNG POTORONO SEBAGAI RUANG PUBLIK DAN TEMPAT REKREASI

    Thumbnail
    View/Open
    57. PLACEMAKING DI EMBUNG POTORONO SEBAGAI RUANG PUBLIK DAN TEMPAT REKREASI.pdf (1.485Mb)
    Date
    2025-07-01
    Author
    Zulfa, Arina Silmi
    Darmawati, Rini
    Almira, Nisrina Salsabila
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Selain sebagai tempat penampungan air, area sekitar embung biasanya juga dimanfaatkan sebagai ruang publik bahkan tempat rekreasi. Embung Potorono merupakan salah satu embung yang difungsikan sebagai ruang publik sekaligus tempat rekreasi. Embung Potorono terletak di Desa Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul. Embung Potorono merupakan embung milik desa dan dikelola sendiri oleh pemerintah desa serta warga setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya proses placemaking di kawasan Embung Potorono serta mengetahui interaksi dan aktivitas apa saja yang dilakukan oleh pengunjung Embung Potorono. Penelitian ini dilakukan di area sekeliling Embung Potorono dengan metode kualitatif deskriptif, data didapatkan melaui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dokumentasi, serta studi literatur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah place-centered-mapping yang digunakkan untuk memetakan aktivitas pengunjung pada setiap area embung. Hasil penelitian menunjukkan proses placemaking yang terjadi didasari oleh adanya fasilitas yang mendukung berbagai aktivitas pengunjung. Fasilitas tersebut berupa area panggung hiburan, berbagai area permainan, area PKL, serta jalur pedestrian sekeliling embung. Pengunjung embung seringkali melakukan aktivitas pada area tersebut mulai dari aktivitas rekreasi, olahraga, dan ekonomi. Dari penelitian juga ditemukan permasalahan yang sebaiknya diatasi dengan penataan ulang area embung sehingga area embung lebih hidup dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/59426
    Collections
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15 [90]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV