PLACEMAKING DI EMBUNG POTORONO SEBAGAI RUANG PUBLIK DAN TEMPAT REKREASI
Date
2025-07-01Author
Zulfa, Arina Silmi
Darmawati, Rini
Almira, Nisrina Salsabila
Metadata
Show full item recordAbstract
Selain sebagai tempat penampungan air, area sekitar embung biasanya juga
dimanfaatkan sebagai ruang publik bahkan tempat rekreasi. Embung Potorono
merupakan salah satu embung yang difungsikan sebagai ruang publik sekaligus tempat
rekreasi. Embung Potorono terletak di Desa Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul.
Embung Potorono merupakan embung milik desa dan dikelola sendiri oleh pemerintah
desa serta warga setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya proses
placemaking di kawasan Embung Potorono serta mengetahui interaksi dan aktivitas apa
saja yang dilakukan oleh pengunjung Embung Potorono. Penelitian ini dilakukan di area
sekeliling Embung Potorono dengan metode kualitatif deskriptif, data didapatkan melaui
wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dokumentasi, serta studi literatur.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah place-centered-mapping yang
digunakkan untuk memetakan aktivitas pengunjung pada setiap area embung. Hasil
penelitian menunjukkan proses placemaking yang terjadi didasari oleh adanya fasilitas
yang mendukung berbagai aktivitas pengunjung. Fasilitas tersebut berupa area
panggung hiburan, berbagai area permainan, area PKL, serta jalur pedestrian sekeliling
embung. Pengunjung embung seringkali melakukan aktivitas pada area tersebut mulai
dari aktivitas rekreasi, olahraga, dan ekonomi. Dari penelitian juga ditemukan
permasalahan yang sebaiknya diatasi dengan penataan ulang area embung sehingga
area embung lebih hidup dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga
