Analisis Status Mutu dan Konsentrasi Nitrit Pada Perairan di Sungai Oyo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstract
Sungai Oyo merupakan salah satu sungai yang ada di Yogyakarta
yang keberadaannya masih sering dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,
seperti untuk keperluan irigasi pertanian. Tidak hanya itu, limbah seperti
limbah domestik serta limbah pertanian sering masuk ke dalam badan air
Sungai Oyo. Akibatnya, kualitas air sungai dapat menurun. Kualitas air dapat
dikategorikan ke dalam beberapa tingkatan status mutu air, sehingga pada
penelitian ini status mutu air Sungai Oyo akan ditentukan oleh beberapa
metode, yaitu metode IP (Indeks Pencemaran) dan metode CCME WQI. Dari
analisis yang telah dilakukan, didapatkan bahwa status mutu pada metode IP
yaitu tercemar ringan pada setiap titik lokasi penelitian. Berbeda dengan
status mutu pada metode IP, hasil status mutu pada metode CCME WQI yaitu
6 dari 8 titik lokasi penelitian masuk ke dalam kategori cukup, sedangkan 2
titik lokasi lainnya masuk ke dalam kategori kurang. Salah satu parameter
yang kandungannya tinggi pada Sungai Oyo menurut Dinas Lingkungan
Hidup Gunungkidul 2019 yaitu nitrit. Nitrit dapat masuk dengan mudah ke
dalam air sungai secara alami maupun dari kegiatan manusia, seperti
masuknya limbah organik ke dalam air sungai. Oleh karena itu, salah satu
parameter yang diuji pada penelitian ini yaitu nitrit. Nitrit pada penelitian ini
masih memenuhi baku mutu air sungai, yaitu berkisar pada nilai 0,0001-
0,0273 mg/L. Nitrit yang ada pada Sungai Oyo selanjutnya dilakukan analisis
sebarannya dengan menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW).
Kandungan nitrit pada air sungai cenderung lebih menyebar pada titik 1,
sedangkan sebaran paling kecil berada pada titik 5.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
