Kesehatan Sosial-emosional, Kepribadian dan Kesepian Pada Mahasiswa Merantau Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah akan ada hubungan antara
kesehatan sosial-emosional, kecenderungan kepribadian extraversion dan kesepian
pada mahasiswa merantau Yogyakarta. Metode penelitian ini yang digunakan
adalah metode kuantitatif dan desain korelasional. Subjek penelitian berjumalah
131 mahasiswa aktif, baik laki-laki maupun perempuan yang sedang merantau dan
menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta di Yogyakarta.
Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan UCLA Loneliness Scale yang
dikembangkan oleh Letitia & Cutrona (1980) untuk mengukur kesepian, untuk
mengukur kesehatan sosial-emosional menggunakan SEHS-HE dikembangkan
oleh Furlong, You, Shishim, & Dowdy (2016) dan untuk mengukur kepribadian
extraversion menggunakan The Big Five Personality Inventory (BFI) yang
diadaptasi dalam bahasa indonesia oleh Ramdhani (2012). Hasil penelitian
menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kesehatan sosial-
emosional dan kesepian (r = -0.630, p < .001). Semakin tinggi tingkat kesehatan
sosial-emosional, maka semakin rendah tingkat kesepian yang dirasakan
mahasiswa. Selain itu, ditemukan juga hubungan negatif yang signifikan antara
kecenderungan kepribadian extraversion dan kesepian (r = -0.494, p < .001).
Semakin tinggi kecenderungan kepribadian extraversion, semakin rendah pula
tingkat kesepiannya.
Collections
- Psychology [240]
