| dc.description.abstract | Perpustakaan umum di Kota Palu merupakan sebuah fasilitas yang ditujukan
untuk melayani berbagai kegiatan penggunanya, seperti membaca sendiri, belajar dalam
kelompok, berdiskusi, dan mengadakan acara komunitas. Dalam hal ini, karakteristik
ruang menjadi faktor penting yang memengaruhi kenyamanan dan kegunaan tempat
tersebut untuk mendukung berbagai aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
Tingkat privasi ruang dalam desain perpustakaan berdasarkan jenis kegiatan yang
berlangsung, dengan perhatian khusus pada pengelompokan ruang privat, ruang publik,
dan ruang transisi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif
dengan studi literatur terkait konsep privasi ruang, karakteristik ruang dan aktivitas,
serta tata letak ruang dan sirkulasi yang mempengaruhi privasi pengguna. Penelitian ini
menunjukkan bahwa tingkat kebisingan dan aktivitas pengguna di sekitar ruang
perpustakaan umum di kota palu mempengaruhi tingkat privasi ruang. Ruang privat
mendukung fokus dan privasi, ruang publik mendorong interaksi sosial, sedangkan ruang
transisi menghubungkan keduanya untuk menciptakan alur pergerakan yang nyaman.
Dengan memahami kaitan antara karakteristik ruang dan aktivitas, perancang bisa
menghasilkan ruang yang tidak hanya efektif tapi juga mendukung suasana belajar,
interaksi sosial, serta kenyamanan bagi penggunanya. Penelitian ini memberikan
rekomendasi kepada para perancang perpustakaan untuk menciptakan ruang yang lebih
responsif, inklusif, dan memenuhi kebutuhan masyarakat modern. | en_US |