• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Sistem Pengolahan Air Limbah Tenun dengan Kombinasi Proses Biologis dan Filtrasi dalam Mendegradasi Kandungan Warna dan Logam Berat (Pb dan Cd)

    Thumbnail
    View/Open
    21513031.pdf (1.053Mb)
    Date
    2025
    Author
    Savana, Athaya Helsa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Air limbah tenun merupakan hasil sisa dari proses pencucian kain tenun yang mengandung senyawa kimia berbahaya, seperti pewarna, detergen, logam berat, dan lainnya. Senyawa kimia tersebut tentunya berbahaya apabila dibuang langsung ke lingkungan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja reaktor biologis (aerobik dan anaerobik) dan filtrasi dalam menurunkan kadar warna dan logam berat (Pb dan Cd). Reaktor biologis menggunakan sistem lumpur aktif dan reaktor filtrasi menggunakan media zeolit, pasir silika, dan Polyethylen Glicol (PEG). Air limbah yang digunakan merupakan konsentrasi 20% sebagai penyesuaian rangkaian reaktor dan dilanjutkan dengan konsentrasi 50% selama 1 bulan. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa reaktor biologis dan filtrasi awalnya mampu menurunkan konsentrasi warna. Namun, efisiensi ini tidak stabil dan tidak menunjukkan penurunan yang signifikan secara keseluruhan. Konsentrasi warna tertinggi pada hari ke-21 di reaktor clarifier (1194,23 Pt-Co) dan reaktor silika (1476,92 Pt-Co), yang diduga disebabkan oleh endapan yang tidak terlarut pada bak pengumpul. Di sisi lain, pengolahan fisika menggunakan PEG menunjukkan efisiensi yang lebih baik, mencapai 100% pada hari ke-21. Pada parameter logam berat, sistem biologis efektif untuk logam Pb (1,078 mg/L menjadi 0,351 mg/L), tetapi kurang efektif untuk logam Cd. Sebaliknya, reaktor filtrasi dengan pasir silika dan PEG menunjukkan efisiensi yang tinggi dalam menurunkan konsentrasi kedua logam berat pada hari ke-28. Oleh karena itu, kombinasi kedua sistem menjadi strategi yang optimal untuk pengolahan air limbah tenun.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59379
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV