Analisis Nitrat dan Nitrit Terhadap Kerentanan Kualitas Air Tanah Di Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta Menggunakan Metode Susceptibility Index (SI)
Abstract
Air tanah merupakan sumber daya utama yang rentan terhadap pencemaran,
terutama di wilayah padat penduduk seperti Kecamatan Kraton, Kota
Yogyakarta. Permasalahan kualitas air tanah di wilayah ini diduga
dipengaruhi oleh aktivitas domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur
konsentrasi nitrat dan nitrit yang ada dalam air tanah, menganalisis
dampaknya terhadap kualitas air, mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi sebaran pencemaran, serta memetakan tingkat kerentanan air
tanah terhadap kontaminasi menggunakan metode Susceptibility Index (SI).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data
primer (pengujian laboratorium kualitas air tanah dan kuesioner masyarakat)
serta data sekunder (peta tata guna lahan, curah hujan, litologi akuifer,
topografi, dan data kedalaman air tanah). Analisis spasial dilakukan dengan
dukungan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk menggambarkan pola
kerentanan pada tahun 2023 dan 2025 menggunakan software Arcgis Pro.
Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kraton tergolong dalam
kategori kerentanan tinggi hingga sangat tinggi, terutama di Kelurahan
Panembahan dan Kadipaten. Nilai kerentanan dari Susceptibility Index
berkisar antara 56,55 hingga 83,87. Meskipun konsentrasi nitrat dan nitrit
masih di bawah ambang batas Permenkes No. 2 Tahun 2023, pola distribusi
kerentanan menunjukkan perlunya pengelolaan berkelanjutan. Faktor
dominan penyebab kerentanan adalah kedalaman muka air tanah, penggunaan
lahan, serta media akuifer.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
