Show simple item record

dc.contributor.authorYacob, Desya Mareta
dc.contributor.authorAnggraini, Stefy Prasasti
dc.contributor.authorStefy Prasasti, Nurkhalyza Muthmainnah
dc.date.accessioned2025-12-25T20:28:35Z
dc.date.available2025-12-25T20:28:35Z
dc.date.issued2025-07-01
dc.identifier.issn2964-8483
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/59338
dc.description.abstractPlace attachment, atau keterikatan manusia terhadap tempat, adalah hubungan emosional antara individu dan lingkungannya yang terbentuk melalui pengalaman dan interaksi. Keterikatan ini dapat meningkatkan perilaku pelestarian lingkungan dan partisipasi komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterikatan tempat melalui ikatan sosial (social bonding) dan ikatan alamiah (natural bonding) di kawasan Embung Kaliaji, Sleman, Yogyakarta. Kawasan ini, yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan area resapan air, memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat lokal sebagai tempat rekreasi, edukasi, dan interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, observasi langsung, dan wawancara mendalam. Observasi dilakukan untuk mencatat elemen sosial dan alamiah yang mempengaruhi keterikatan ruang, sementara wawancara menggali pengalaman subjektif masyarakat terhadap kawasan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Embung Kaliaji berfungsi sebagai ruang multifungsi yang mempererat hubungan masyarakat dengan sesama dan lingkungannya, serta mendorong kesadaran pelestarian lingkunganen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectmbung Kaliajien_US
dc.subjectikatan alamiahen_US
dc.subjectikatan sosialen_US
dc.subjectinteraksi sosialen_US
dc.subjectinteraksi sosialen_US
dc.titleKETERIKATAN RUANG MELALUI IKATAN SOSIAL DAN ALAMIAH DI KAWASAN EMBUNG KALIAJI SLEMANen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record