| dc.description.abstract | Place attachment, atau keterikatan manusia terhadap tempat, adalah
hubungan emosional antara individu dan lingkungannya yang terbentuk melalui
pengalaman dan interaksi. Keterikatan ini dapat meningkatkan perilaku pelestarian
lingkungan dan partisipasi komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
keterikatan tempat melalui ikatan sosial (social bonding) dan ikatan alamiah (natural
bonding) di kawasan Embung Kaliaji, Sleman, Yogyakarta. Kawasan ini, yang berfungsi
sebagai ruang terbuka hijau dan area resapan air, memainkan peran penting dalam
kehidupan masyarakat lokal sebagai tempat rekreasi, edukasi, dan interaksi sosial.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur,
observasi langsung, dan wawancara mendalam. Observasi dilakukan untuk mencatat
elemen sosial dan alamiah yang mempengaruhi keterikatan ruang, sementara
wawancara menggali pengalaman subjektif masyarakat terhadap kawasan tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Embung Kaliaji berfungsi sebagai ruang
multifungsi yang mempererat hubungan masyarakat dengan sesama dan lingkungannya,
serta mendorong kesadaran pelestarian lingkungan | en_US |