• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kombinasi Pengolahan Biologis dan Fitoremediasi dalam Mendegradasi Kandungan Logam pada Air Limbah Lindi

    Thumbnail
    View/Open
    21513111.pdf (4.628Mb)
    Date
    2025
    Author
    Utami, Anisa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Air lindi yang mengandung logam berat berbahaya seperti Pb, Cd, dan Cr memerlukan pengolahan yang efektif serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kombinasi pengolahan biologis dan fitoremediasi dengan tanaman Typha angustifolia serta konsorsium bakteri untuk menurunkan kadar logam pada air lindi. Sistem reaktor terdiri atas bak penampung, anaerob, aerob, clarifier, Floating Treatment Wetland (FTW), dan Constructed Wetland (CW), FTW dan CW dibagi dengan dua perlakuan: menggunakan bakteri (Bacillus cereus, Bacillus velezensis, Staphylococcus xylosus, dan PGPR) dan tanpa bakteri. Sampel air lindi diambil dari TPA Piyungan dengan tiga konsentrasi yang akan diolah direaktor (20%, 50%, dan 100%) dan sampel air lindi dianalisis kandungan logamnya menggunakan metode AAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa unit anaerob mampu menurunkan Pb hingga 86% pada lindi 20%, sedangkan CW tanpa bakteri mencapai 87%. Pada konsentrasi 50%, efisiensi Pb menurun drastis hingga bernilai negatif, menandakan pelepasan logam kembali ke air. Cd memiliki kinerja paling rendah, dengan hasil terbaik pada clarifier dan CW tanpa bakteri pada 20%, namun cenderung negatif pada 50%. Cr menunjukkan penurunan signifikan pada CW pada konsentrasi 100%, dengan akumulasi lebih dari 70 mg/kg pada akar Typha angustifolia. Pertumbuhan biomassa juga memperlihatkan dominasi akar dibanding batang, terutama pada CW bakteri dengan berat basah 104,24 g dan kering 20,87 g. Secara umum, kombinasi biologis dan fitoremediasi efektif menurunkan Pb dan Cr, sementara penghilangan Cd masih terbatas, dengan akar dan tanah berperan utama sebagai media akumulasi logam.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59311
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV