Optimisme dan Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Program Sarjana di Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dan kesiapan
kerja pada mahasiswa tingkat akhir program sarjana di Yogyakarta. Partisipan
terdiri dari 117 mahasiswa laki-laki dan perempuan berusia 20-24 tahun yang
direkrut menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan yang digunakan
adalah kuantitatif korelasional, dengan instrumen Student Work Readiness Scale
untuk mengukur kesiapan kerja dan Life Orientation Test-Revised (LOT-R) untuk
mengukur optimisme. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson
menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan
kesiapan kerja (r = 0,288; p = 0,002; r2 = 0,083), yang berarti semakin mahasiswa
bersikap optimis terhadap masa depannya, maka semakin tinggi tingkat kesiapan
kerjanya. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya mengenai dampak
keyakinan yang positif terhadap kesiapan kerja individu. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa optimisme memiliki kontribusi signifikan terhadap kesiapan
kerja mahasiswa tingkat akhir program sarjana di Yogyakarta, dengan implikasi
bahwa pengembangan sikap optimis dapat menjadi bagian penting dalam program
pembinaan karier di lingkungan perguruan tinggi.
Collections
- Psychology [240]
