• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Adsorben Berbasis Ampas Tebu untuk Menurunkan Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) Pada Air Limbah Menggunakan Metode Adsorpsi Kontinu

    Thumbnail
    View/Open
    21513087.pdf (3.945Mb)
    Date
    2025
    Author
    Alifah, Nida Fitria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kadmium (Cd) merupakan logam berat yang bersifat toksik, dan mudah terakumulasi dalam ekosistem perairan, sehingga dapat menjadi salah satu penyebab utama pencemaran air dan masalah lingkungan yang serius. Penanganan pencemaran logam berat dalam air dapat dilakukan melalui metode adsorpsi yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan. Penelitian ini mengkaji efektivitas adsorben berbasis ampas tebu yang diaktivasi dengan asam sitrat dalam menurunkan kadar Cd dengan menggunakan sistem kolom. Pengujian dilakukan dengan variasi laju alir 5 dan 7,5 mL/menit serta tinggi adsorben 10 dan 15 cm. Karakteristik adsorben dianalisis menggunakan FTIR dan SEM, sedangkan konsentrasi Cd dianalisis menggunakan AAS. Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada debit atau laju alir 5 mL/menit dengan ketinggian massa adsorben 15 cm. Pemodelan proses adsorpsi dilakukan menggunakan pendekatan Thomas, Yoon–Nelson, dan Adam–Bohart. Kapasitas adsorpsi tertinggi diperoleh dari model Thomas sebesar 1,190 mg/g, diikuti oleh model Yoon–Nelson sebesar 0,071 mg/g, dan model Adam–Bohart menunjukkan kapasitas volumetrik sebesar 188,662 mg/L. Nilai koefisien determinasi (R2) tertinggi ditunjukkan oleh model Thomas dan Yoon–Nelson yang sama-sama sebesar 0,890, sedangkan model Adam–Bohart memiliki R2 sebesar 0,723. Hal ini menunjukkan bahwa model Thomas dan Yoon–Nelson lebih sesuai untuk mempresentasikan data eksperimental terhadap proses adsropsi yang terjadi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59295
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV