Adsorben Berbasis Ampas Tebu untuk Menurunkan Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) Pada Air Limbah Menggunakan Metode Adsorpsi Kontinu
Abstract
Kadmium (Cd) merupakan logam berat yang bersifat toksik, dan mudah
terakumulasi dalam ekosistem perairan, sehingga dapat menjadi salah satu
penyebab utama pencemaran air dan masalah lingkungan yang serius.
Penanganan pencemaran logam berat dalam air dapat dilakukan melalui
metode adsorpsi yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan. Penelitian
ini mengkaji efektivitas adsorben berbasis ampas tebu yang diaktivasi dengan
asam sitrat dalam menurunkan kadar Cd dengan menggunakan sistem kolom.
Pengujian dilakukan dengan variasi laju alir 5 dan 7,5 mL/menit serta tinggi
adsorben 10 dan 15 cm. Karakteristik adsorben dianalisis menggunakan FTIR
dan SEM, sedangkan konsentrasi Cd dianalisis menggunakan AAS. Hasil
menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada debit atau laju alir 5
mL/menit dengan ketinggian massa adsorben 15 cm. Pemodelan proses
adsorpsi dilakukan menggunakan pendekatan Thomas, Yoon–Nelson, dan
Adam–Bohart. Kapasitas adsorpsi tertinggi diperoleh dari model Thomas
sebesar 1,190 mg/g, diikuti oleh model Yoon–Nelson sebesar 0,071 mg/g,
dan model Adam–Bohart menunjukkan kapasitas volumetrik sebesar 188,662
mg/L. Nilai koefisien determinasi (R2) tertinggi ditunjukkan oleh model
Thomas dan Yoon–Nelson yang sama-sama sebesar 0,890, sedangkan model
Adam–Bohart memiliki R2 sebesar 0,723. Hal ini menunjukkan bahwa model
Thomas dan Yoon–Nelson lebih sesuai untuk mempresentasikan data
eksperimental terhadap proses adsropsi yang terjadi.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
