| dc.description.abstract | Penelitian ini mengevaluasi efektivitas ekstrak biji nangka (Artocarpus
heterophyllus) sebagai koagulan alami dalam pengolahan air gambut sintetis
melalui metode koagulasi-flokulasi. Ekstraksi dilakukan menggunakan larutan
NaCl 1 M serta karakterisasi dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis
dengan reagen biuret dan FTIR. Koagulasi dilakukan pada dosis 1%, 1,5%, 2%,
2,5%, dan 3% (v/v). Kinerja pengolahan dievaluasi berdasarkan kekeruhan, total
padatan terlarut (TDS), pH, dan intensitas cahaya, sedangkan kinerja koagulan
dievaluasi melalui densitas, berat jenis, indeks volume lumpur (SVI), dan massa
lumpur (SM). Hasil menunjukkan ekstrak biji nangka efektif menurunkan
kekeruhan 99,82–99,96%, dengan TDS 51,11-61,61%, menaikkan pH air gambut
asam menjadi 6,00–6,53, dan meningkatkan intensitas cahaya hingga 94,29–
94,36%. Kinerja koagulan tercermin pada densitas 0,9948–0,9953, berat jenis
0,9963–0,9967, SVI 41,34–68,06 mL/g, dan massa lumpur 85,05–89,74%,
menunjukkan kemampuan pengendapan lumpur yang baik. Hasil ini menunjukkan
bahwa ekstrak biji nangka merupakan koagulan alami yang efektif dan potensial
sebagai alternatif koagulan kimia dalam pengolahan air gambut. | en_US |