Respon Timbunan Badan Jalan Terhadap Gerakan Tanah Akibat Gempa yang diturunkan Secara Probabilistik (Probabilistic Seismic Hazard Analysis)
Abstract
Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi karena berada di
pertemuan tiga lempeng tektonik utama. Getaran gempa dapat menyebabkan kerusakan serius pada
infrastruktur jalan, khususnya timbunan badan jalan yang rentan mengalami deformasi dan
keruntuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon timbunan badan jalan terhadap
gempa yang dimodelkan secara probabilistik. Penelitian dilakukan di lokasi pembangunan Jalan Tol
Jogja–Bawen, STA 70+375, dengan memanfaatkan data katalog gempa dari BMKG dan USGS
periode 1973–2023. Analisis bahaya gempa dilakukan menggunakan metode Probabilistic Seismic
Hazard Analysis (PSHA) untuk memperoleh spektra target pada probabilitas terlampaui 2% dalam
50 tahun. Selanjutnya, spectral matching dilakukan untuk menghasilkan time history gempa di
batuan dasar, yang kemudian dirambatkan ke permukaan menggunakan program DEEPSOIL.
Respon timbunan badan jalan dianalisis dengan perangkat lunak Plaxis 2D berdasarkan time history
di permukaan. Hasil penelitian menunjukkan besarnya perpindahan dan deformasi timbunan yang
signifikan akibat gempa, sehingga penting memperhitungkan aspek seismik dalam desain jalan.
Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perencanaan infrastruktur jalan yang lebih tangguh
terhadap gempa dan sebagai masukan bagi strategi mitigasi risiko bencana.
