Show simple item record

dc.contributor.authorWulandari, Lutfi
dc.date.accessioned2025-12-24T03:33:46Z
dc.date.available2025-12-24T03:33:46Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59290
dc.description.abstractKegiatan laboratorium umumnya menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan organik dan anorganik, yang memiliki potensi untuk mencemari lingkungan jika tidak dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Untuk mengatasi permasalahan ini, digunakan teknologi Advanced Oxydation Processes (AOPs) dengan metode perokson, yaitu kombinasi antara O3/H2O2. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi metode perokson dalam menurunkan konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Suspended Solids (TSS) pada limbah cair laboratorium. Pengolahan dilakukan dalam skala laboratorium dengan 5 variasi waktu ozonasi yaitu 15, 30, 45, 60 dan 90 menit serta 3 variasi dosis H2O2 yaitu 10, 20 dan 30 mL. Hasil pengolahan limbah menunjukkan efisiensi tertinggi pada waktu ozonasi selama 90 menit dan dosis H2O2 sebesar 30 mL, dengan penurunan konsentrasi COD sebesar 67%, dan penurunan konsentrasi TSS sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi AOPs metode perokson bekerja efektif dalam menurunkan konsentrasi parameter pencemar COD dan TSS pada air limbah laboratorium.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAOPsen_US
dc.subjectCODen_US
dc.subjectperokson (O3/H2O2)en_US
dc.subjectTSSen_US
dc.titlePenurunan Konsentrasi COD Dan TSS Pada Limbah Cair Laboratorium Dengan Advanced Oxydation Processes (AOPs) Kombinasi Ozon (O3) dan Hidrogen Peroksida (H2O2)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21513134


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record