Pra Rancangan Pabrik Gliserol dari Minyak Jagung dan Metanol dengan Kapasitas 40.000 Ton/tahun
View/ Open
Date
2025Author
Muhammad, Fayyadh Ammar
Pratiwi, Yuanda Septian
Metadata
Show full item recordAbstract
Gliserol merupakan bahan kimia serbaguna yang banyak digunakan dalam
berbagai industri seperti farmasi, kosmetik, pangan, dan biodiesel. Meningkatnya
kebutuhan gliserol di dalam negeri mendorong perlunya pembangunan pabrik
gliserol untuk mengurangi ketergantungan impor serta meningkatkan nilai tambah
bahan baku nabati lokal. Pada pra-rancangan ini dirancang pabrik gliserol dengan
kapasitas 40.000 ton/tahun menggunakan bahan baku minyak jagung dan metanol
melalui proses transesterifikasi.
Pemilihan proses transesterifikasi dilakukan meskipun saponifikasi memiliki
keuntungan ekonomi lebih tinggi, karena produk samping berupa biodiesel
memiliki prospek pasar yang lebih baik dan mendukung pengembangan energi
terbarukan di Indonesia. Produksi gliserol dilakukan dalam reaktor tangki
berpengaduk kontinu (CSTR) dengan katalis Amberlyst. Kebutuhan bahan baku
utama adalah minyak jagung sebanyak 49.464,90 kg/jam, dengan produk utama
gliserol 5.050,51 kg/jam dan produk samping biodiesel 48.638,23 kg/jam. Unit
utilitas pabrik meliputi penyediaan air pendingin sebesar 1.118.429,96 kg/jam, air
pembuat steam 24.774,55 kg/jam, udara tekan 2 m3/jam, serta pasokan listrik dari
PLN sebesar 2.500 kW.
Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa pabrik ini mampu menghasilkan
keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 444.625.651.000 dan setelah pajak sebesar
Rp 346.808.008.000. Nilai ROI yang diperoleh adalah 43% sebelum pajak dan 33%
setelah pajak, dengan BEP sebesar 45% per tahun. Periode pengembalian modal
(POT) adalah 1,9 tahun sebelum pajak dan 2,3 tahun setelah pajak. Berdasarkan
data teknis dan analisis kelayakan ekonomi tersebut, pabrik gliserol ini dinyatakan
layak untuk didirikan dan dioperasikan di Indonesia.
Collections
- Chemical Engineering [1336]
