• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Adsorpsi Antibiotik Tetracycline (TTC) pada Mikroplastik Polypropylene (PP)

    Thumbnail
    View/Open
    21513089.pdf (4.064Mb)
    Date
    2025
    Author
    Maharani, Puti Ayu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tetracycline merupakan antibiotik yang banyak digunakan pada bidang medis, peternakan, dan perikanan. Senyawa ini berpotensi berinteraksi dengan mikroplastik dan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan mikroplastik polypropylene (PP) sebelum fotodegradasi dan sesudah fotodegradasi (Foto_PP) dalam mengadsorpsi antibiotik tetracycline (TTC). Proses fotodegradasi dilakukan selama 7 hari menggunakan paparan sinar ultraviolet (UV), sedangkan karakterisasi permukaan adsorben dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk melihat morfologi permukaan dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mendeteksi perubahan gugus fungsi. Uji adsorpsi dilakukan dengan metode batch menggunakan variasi pH (3, 5, 7, 9), konsentrasi larutan TTC (20–50 mg/L), dan waktu kontak (10–1440 menit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fotodegradasi meningkatkan porositas dan pembentukan gugus oksigen pada permukaan PP, sehingga kapasitas adsorpsi TTC meningkat signifikan. Efisiensi adsorpsi tertinggi diperoleh pada Foto_PP sebesar 54,76%, sedangkan pada PP hanya 30,58%. Kondisi optimum dicapai pada pH 5, konsentrasi 20 mg/L, dan waktu kontak 1440 menit. Model isoterm Langmuir menunjukkan kecocokan terbaik untuk Foto_PP dengan kapasitas maksimum adsorpsi (qmax) sebesar 3,842 mg/g. Sementara itu, analisis kinetika mengikuti model pseudo-second order dengan R2 > 0,98, yang menunjukkan bahwa proses adsorpsi didominasi oleh interaksi kimia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59282
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV