Pengaruh Suhu Terhadap Konsentrasi Mikroplastik pada Air Minum Dalam Kemasan
Abstract
Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran sangat kecil kurang
dari 5 mm. Karena ukurannya yang sangat kecil, kontaminan ini bahkan
dapat ditemukan pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Potensi
paparan mikroplastik melalui konsumsi AMDK menimbulkan kekhawatiran
terhadap dampak kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
konsentrasi dan karakteristik partikel mikroplastik, serta membandingkan
pengaruh variasi perlakuan suhu terhadap konsentrasi dan karakteristik pada
AMDK. Sampel yang digunakan berasal dari satu merek AMDK yang
diperlakukan dengan tiga variasi suhu yang berbeda, yaitu dengan suhu
tinggi (>35°C), suhu ruang (28-30°C) dan suhu rendah (<6°C). Hasil
analisis menunjukkan jumlah partikel mikroplastik masing-masing sebanyak
62, 35, dan 27 partikel. Sedangkan konsentrasinya berturut-turut sebesar
0,62, 0,35, dan 0,27 partikel/mL. Hasil identifikasi mikroskop ditemui
mikroplastik berbentuk fragmen, fiber, dan film dengan variasi warna
seperti hitam, kuning, transparan, coklat, biru, dan merah. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa jumlah dan karakteristik partikel mikroplastik pada
AMDK dapat dipengaruhi oleh suhu penyimpanan dan suhu lingkungan.
Selain itu, faktor lain yang dapat menyebabkan mikroplastik pada air
kemasan tersebut yaitu sumber air baku yang digunakan sudah mengandung
kontaminan dan proses tekanan pembotolan yang dapat melepas partikel
mikroplastik ke dalam air kemasan.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
