• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Dispersi Particulate Matter 10 (PM10) di Kawasan Perkotaan Yogyakarta menggunakan Pemodelan AERMOD

    Thumbnail
    View/Open
    21513193.pdf (4.624Mb)
    Date
    2025
    Author
    Miftahuddin, Galih Naufal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kualitas udara di kawasan perkotaan Yogyakarta semakin menurun seiring meningkatnya aktivitas transportasi yang menjadi salah satu sumber utama emisi partikulat (PM10). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana aktivitas transportasi berkontribusi terhadap pencemaran udara di kawasan tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menghitung beban emisi PM10 dari sektor transportasi, mengukur konsentrasi PM10 di udara ambien menggunakan metode gravimetri, serta menganalisis pola sebaran PM10 dengan menggunakan perangkat lunak AERMOD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi inventarisasi emisi berdasarkan volume kendaraan dan faktor emisi, pengambilan sampel PM10 menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS), serta pemodelan dispersi PM10 dengan AERMOD. Data meteorologi diperoleh dari ERA5 dan diproses menggunakan AERMET, sementara data topografi diolah melalui AERMAP. Validasi hasil pemodelan dilakukan dengan metode Root Square Mean Percentage Error (RMSPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban emisi PM10 tertinggi ditemukan di Jalan Laksda Adisucipto dengan nilai 5156,76 gr/jam, sedangkan yang terendah berada di Jalan Suryaparopto sebesar 315,77 gr/jam. Konsentrasi PM10 tertinggi dari hasil pemodelan AERMOD mencapai 158 μg/Nm3, sedangkan hasil pengukuran langsung dengan HVAS mencapai 124,31 μg/Nm3. Pola sebaran menunjukkan bahwa arah angin dominan memengaruhi distribusi polutan ke wilayah pemukiman dan area pendidikan. Nilai RMSPE rata-rata sebesar 68% mengindikasikan kurangny akurasi model dalam mempresentasikan kondis aktual kualitas udara.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59279
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV