Pemanfaatan Koagulan Alami Tongkol Jagung Pada Proses Pengolahan Air
Abstract
Air bersih merupakan kebutuhan esensial bagi kelangsungan hidup manusia.
Namun, akses yang memadai terhadap air bersih masih menjadi tantangan
bagi sebagian populasi di Indonesia, Akses terhadap air bersih di Indonesia
masih menjadi tantangan serius, oleh karena itu dibutuhkan pengolahan salah
satunya menggunakan biokoagulan yaitu tongkol jagung sebagai koagulan
alami yang dimana mengandung selulosa (41%) ,hemiselulosa (36%), protein
(2,8%), dan lignin (6%). Protein yang terkandung dalam tongkol jagung
berperan penting dalam mendestabilisasi partikel koloid yang tersuspensi di
dalam air. Proses ini kemudian membantu partikel menjadi flok yang pada
akhirnya memungkinkan pengendapan secara efektif. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui potensi pemanfaatan tongkol jagung sebagai
limbah pertanian yang melimpah, untuk koagulan alami dalam proses
pengolahan air. Metode yang digunakan jar test untuk pengujian Koagulasi
dan flokulasi dengan membandingkan koagulan serbuk tongkol jagung dan
tawas. Variasi dosis (75-250 mg/L) , pH (4-9), dan waktu pengendapan (10-
30 menit) diaplikasikan pada sampel air Embung. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa biokoagulan tongkol jagung memiliki potensi signifikan
sebagai alternatif pengganti koagulan kimia dalam pengolahan air bersih.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
