Show simple item record

dc.contributor.authorSatwika, Aurellia Azzahra
dc.date.accessioned2025-12-23T04:30:02Z
dc.date.available2025-12-23T04:30:02Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/59259
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara Fear of Missing Out, dan Social Media Fatigue dengan kecemasan sosial sebagai mediator pada mahasiswa di Yogtakarta. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional non- eksperimental pada 169 mahasiswa (laki-laki= 67 dan Perempuan = 102) dari berbagai universitas di Yogyakarta. Uji reliabilitasnya dengan nilai Cronbach's alpha > 0,70. Analisis korelasi Pearson’s mengungkapkan adanya hubungan positif diantara ketiga variabel, FoMO dengan SMF: r=0,377 (p < 0,001), FoMO dengan SA: r=0,485 (p < 0,001), dan SMF dengan SA: r=0,560 (p < 0,001). Uji mediasi mengungkapkan bahwa pengaruh FoMO terhadap SMF sepenuhnya dimediasi oleh kecemasan sosial, ditunjukkan oleh indirect effect yang signifikan (p < 0,001) Implikasi dari penelitian ini menunjukkan interaksi emosional dan kognitif yang kompleks terjadi saat individu menggunakan media sosial secara intensif, dan hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, khususnya dalam bentuk FoMO, kelelahan, dan kecemasan sosial.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFoMoen_US
dc.subjectKelelahan Media Sosial Kecemasan Sosialen_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.titlePeran Mediasi Kecemasan Sosial Pada Fear Of Missing Out (FoMO) dan Social Media Fatigue Pada Mahasiswa di Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320181


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record