Hubungan Antara Persepsi Dukungan Sosial Terhadap Regulasi Emosi Pada Remaja Akhir di Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dukungan sosial terhadap
regulasi emosi pada remaja akhir di Yogyakarta. Partisipan penelitian terdiri dari
142 remaja akhir berusia 18-21 tahun (rerata = 19,8 tahun) dengan komposisi 89
perempuan (62,7%) dan 53 laki-laki (37%). Metode penelitian menggunakan desain
kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel bertujuan dan
pengumpulan data melalui kuesioner daring. Instrumen yang digunakan adalah
Kuesioner Regulasi Emosi versi adaptasi Indonesia (Radde dkk., 2021) untuk
mengukur regulasi emosi dan Skala Multidimensi Dukungan Sosial yang
Dipersepsikan versi adaptasi Indonesia (Sulistiani dkk., 2022) untuk mengukur
dukungan sosial. Hasil uji normalitas menunjukkan distribusi data tidak normal,
sehingga analisis menggunakan korelasi Spearman. Temuan menunjukkan adanya
hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan regulasi emosi (rs =
0,453, p < 0,01). Analisis korelasi antar dimensi mengungkapkan dukungan
keluarga memiliki korelasi terkuat dengan regulasi emosi (rs = 0,519, p < 0,001),
diikuti dukungan dari orang penting lainnya (rs = 0,359, p < 0,001), dan dukungan
teman (rs = 0,265, p < 0,01). Kesimpulan menunjukkan bahwa dukungan sosial
berperan sebagai faktor eksternal yang memfasilitasi pengembangan kemampuan
regulasi emosi adaptif pada remaja akhir di Yogyakarta.
Collections
- Psychology [240]
