| dc.description.abstract | Kesejahteraan psikologis merupakan kondisi penting yang mencerminkan
keberfungsian individu secara optimal di tempat kerja, namun pada kenyataannya tidak
semua perusahaan bisa memenuhi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara dukungan organisasi yang dirasakan (perceived organizational support)
dan kebermaknaan kerja (meaningful work) terhadap kesejahteraan psikologis
(psychological well-being) karyawan. Desain penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif korelasional dengan metode survei menggunakan kuesioner daring. Subjek
berjumlah 156 karyawan tetap di Jakarta yang dipilih melalui teknik purposive sampling.
Instrumen yang digunakan meliputi skala Psychological Well-Being dengan reliabilitas
0.79, skala Perceived Organizational Support dengan reliabilitas 0.80, dan skala
Meaningful Work dengan reliabilitas 0.90. Hasil analisis Spearman’s Rho menunjukkan
bahwa dukungan organisasi yang dirasakan (r = .445, p < .001) dan kebermaknaan kerja
(r = .480, p < .001) memiliki hubungan positif signifikan dengan kesejahteraan
psikologis. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kedua variabel
independen secara simultan memberikan kontribusi sebesar 27% terhadap kesejahteraan
psikologis (R² = 0.270, p < .001), secara parsial dukungan organisasi yang diberikan
kontribusi sebesar 3.1% dan kebermaknaan kerja sebesar 23.8% yang berarti meskipun
keduanya berpengaruh signifikan, kebermaknaan kerja memiliki peranan penting dalam
membentuk kesejahteraan psikologis karyawan disamping adanya dukungan organisasi
yang dirasakan. | en_US |