| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran dukungan sosial terhadap
keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) pada mahasiswa yang bekerja.
Subjek penelitian berjumlah 101 mahasiswa aktif di Yogyakarta berusia 18–25
tahun, terdiri dari laki-laki dan perempuan, yang sedang bekerja baik secara full-
time, part-time, maupun freelance. Penelitian menggunakan metode kuantitatif
dengan pengambilan sampel purposive sampling, serta pengumpulan data melalui
skala Work-Life Balance Scale (WLBS) yang diadaptasi dari Fisher et al. (2009)
dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dari Zimet et al.
(1988). Analisis data menggunakan korelasi Spearman’s Rho menunjukkan adanya
hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan work-life balance (r =
0,257; p = 0,005). Hasil regresi menunjukan bahwa dukungan sosial memiliki peran
terhadap keseimbangan kehidupan kerja mahasiswa. Kemudian analisis tambahan
juga memperlihatkan bahwa dimensi dukungan keluarga (r = 0,167; p = 0,047),
dukungan teman (r = 0,245; p = 0,007), dan dukungan significant others (r = 0,237;
p = 0,008) masing-masing memiliki hubungan positif signifikan dengan work-life
balance. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang
diterima mahasiswa, semakin baik pula kemampuan mereka dalam menjaga
keseimbangan antara tuntutan akademik dan pekerjaan. Kesimpulannya, dukungan
sosial merupakan faktor penting yang membantu mahasiswa pekerja mencapai
keseimbangan hidup yang optimal. | en_US |