| dc.description.abstract | Kebahagiaan di tempat kerja merupakan kondisi penting bagi karyawan. Namun, pada industri yang memiliki beban kerja yang ketat seperti Pegadaian, kondisi tersebut belum terlihat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap kebahagiaan di tempat kerja pada karyawan Pegadaian. Partisipan terdiri dari 66 karyawan Pegadaian cabang Tugukulon dan Kentungan Yogyakarta yang dipilih menggunakan pengambilan sampel bertujuan, dengan mayoritas berusia 26-30 tahun (62,1%), didominasi perempuan (60,3%), dan masa kerja 2-3 tahun (25,9%). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan skala Versi Singkat Kebahagiaan di Tempat Kerja oleh Salas-Vallina & Alegre (2018) untuk mengukur kebahagiaan di tempat kerja dan skala stres kerja yang diadaptasi dari Rice & Robbins (2007). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi sederhana. Hasil menunjukkan korelasi negatif signifikan antara stres kerja dan kebahagiaan di tempat kerja (r = -0,619, p < 0,001) dengan koefisien determinasi R² = 0,384, mengindikasikan stres kerja dapat memprediksi 38,4% terhadap kebahagiaan di tempat kerja. Analisis regresi per aspek mengungkap hanya dimensi psikologis stres yang berpengaruh signifikan (B = -0,730, p < 0,001) terhadap kebahagiaan kerja, yang artinya stres dengan simtom psikologis memiliki pengaruh tehadap kebahagiaan di tempat kerja. Kesimpulan menunjukkan stres kerja, khususnya aspek psikologis, berpengaruh negatif terhadap kebahagiaan di tempat kerja dengan implikasi perlunya intervensi manajemen stres psikologis untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan Pegadaian. | en_US |