| dc.description.abstract | Tradisi Tombor Magh di Fakfak memperlihatkan akulturasi unik antara budaya
lokal dan agama Islam melalui pengumpulan mahar bersama yang memperkuat
solidaritas dan identitas komunitas. Penelitian ini berfokus pada: (1) bagaimana tradisi
ini dilaksanakan dan apa maknanya bagi masyarakat adat, serta (2) bagaimana tinjauan
hukum Islam terhadap praktik tersebut. Tujuannya mendeskripsikan prosesi,
memahami makna sosialnya, dan menilai kesesuaian tradisi Tombor Magh dengan
prinsip-prinsip syariat Islam. Penelitian kualitatif lapangan, meliputi observasi
langsung prosesi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, dan pelaku
tradisi, serta analisis data deskriptif untuk menjawab fokus penelitian. Prosesi
Tombor Magh dimulai dari pengumpulan mahar, perhiasan dan uang, oleh keluarga
mempelai pria dan masyarakat, yang diiringi musik tradisional dan arak-arakan menuju
rumah mempelai perempuan. Makna sosialnya mencakup penguatan solidaritas,
tolong-menolong, dan pelestarian budaya lokal. Berdasarkan tinjauan hukum Islam,
praktik ini tidak bertentangan | en_US |