Show simple item record

dc.contributor.authorAli, Zalwa Septianydhar Ode
dc.date.accessioned2025-12-18T04:51:42Z
dc.date.available2025-12-18T04:51:42Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59150
dc.description.abstractTradisi Tombor Magh di Fakfak memperlihatkan akulturasi unik antara budaya lokal dan agama Islam melalui pengumpulan mahar bersama yang memperkuat solidaritas dan identitas komunitas. Penelitian ini berfokus pada: (1) bagaimana tradisi ini dilaksanakan dan apa maknanya bagi masyarakat adat, serta (2) bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik tersebut. Tujuannya mendeskripsikan prosesi, memahami makna sosialnya, dan menilai kesesuaian tradisi Tombor Magh dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Penelitian kualitatif lapangan, meliputi observasi langsung prosesi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, dan pelaku tradisi, serta analisis data deskriptif untuk menjawab fokus penelitian. Prosesi Tombor Magh dimulai dari pengumpulan mahar, perhiasan dan uang, oleh keluarga mempelai pria dan masyarakat, yang diiringi musik tradisional dan arak-arakan menuju rumah mempelai perempuan. Makna sosialnya mencakup penguatan solidaritas, tolong-menolong, dan pelestarian budaya lokal. Berdasarkan tinjauan hukum Islam, praktik ini tidak bertentanganen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAdat Fakfaken_US
dc.subjectAkulturasien_US
dc.subjectHukum Islamen_US
dc.subjectTombor Maghen_US
dc.titleTinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Tombor Magh (Studi Kasus Pada Masyarakat Adat Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21421019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record