Prarancangan Pabrik Sulfur Recovery Unit dengan Kapasitas 28.000 Ton/tahun
Abstract
Sulfur Recovery Unit (SRU) merupakan fasilitas penting dalam pengolahan
gas alam dan kilang minyak yang berfungsi untuk mengubah senyawa sulfur,
seperti hidrogen sulfida (H2S), menjadi sulfur elemental yang bernilai ekonomi.
Prarancangan pabrik SRU ini memiliki kapasitas produksi sebesar 28.000 ton/tahun
dan direncanakan berlokasi di Cilacap, Jawa Tengah dengan luas lahan ±15.000 m2.
Proses utama yang digunakan adalah Proses Claus dengan dua tahap reaksi, yaitu
reaksi termal dan katalitik, menggunakan katalis alumina (Al2O3). Bahan baku
utama yang digunakan adalah gas H2S yang diperoleh dari unit amina dan juga hasil
recycle. Produk yang dihasilkan berupa sulfur cair dengan kemurnian 98%. Utilitas
yang dibutuhkan meliputi total kebutuhan air sebesar 85.203,88 kg/jam, total uap
jenuh 17.432,29 kg/jam, serta listrik 235,48 kW yang disuplai dari PLN dan
didukung oleh generator. Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun, 24 jam per
hari, dan mempekerjakan 86 tenaga kerja. Evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa
Fixed Capital Investment (FCI) sebesar Rp1.184.809.134.158 dan Working Capital
(WC) sebesar Rp5.174.448.706.631. Laba bersih setelah pajak mencapai
Rp478.573.395.115. Return on Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak
masing-masing sebesar 62,14% dan 40,39%, dengan Pay Out Time (POT) selama
1,43 tahun dan 2,07 tahun. Break Even Point (BEP) tercapai pada kapasitas
produksi 48,11%, Shut Down Point (SDP) pada 37,34%, dan nilai DCFR sebesar
11,39%. Berdasarkan hasil analisis, pabrik SRU ini layak didirikan dari sisi teknis
maupun ekonomis.
Collections
- Chemical Engineering [1336]
