Pelaksanaan Peningkatan Literasi Digital dan Moderasi Beragama Siswa Melalui Penerapan E-learning pada Pembelajaran PAI di MAN 2 Merangin Jambi
Abstract
Perkembangan teknologi informasi menuntut peserta didik untuk memiliki
keterampilan literasi digital yang memadai serta kemampuan menginternalisasi
nilai-nilai moderasi beragama guna mencegah munculnya sikap intoleran dan
radikal. Tujuan penelitian ini untuk untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan
e-learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat meningkatkan
literasi digital dan moderasi beragama siswa di MAN 2 Merangin Jambi. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian
ini diperoleh yakni melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis
dengan langkah reduksi, penyajian, dan ferivikasi. Teknik penentuan informan yang
digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa,
pertama, peningkatan literasi digital dan moderasi beragama dilakukan dalam tiga
tahap, yakni perencanaan pembelajaran pembuatan RPP (Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran) yang mengandung muatan materi moderasi beragama, pada
pelaksanaan pembelajaran guru menyisipkan konten moderasi beragama yang
kontekstual seperti toleransi antarumat beragama, sikap anti-radikalisme dengan
menggunakan e-learning, lalu pada tahap evaluasi memberi penilaian siswa melalui
memberikan tugas dan ulangan harian menggunakan e-learning untuk mengukur
tingkat literasi digital dan moderasi beragama. Kedua, penerapan e-learning pada
pembelajaran PAI berdampak pada peningkatan literasi digital dan moderasi
beragama yakni meningkatkan kemampuan teknologi dan kemandirian dalam
belajar, akses informasi keagamaan yang beragam dan pemanfaatan media digital
untuk penguatan nilai moderasi. Ketiga, tantangan utama dalam penerapan e-
learning pada pembelajaran PAI yakni keterbatasan keterampilan digital guru
dalam mengintegrasi nilai Islam dengan teknologi, serta minimnya konten
keagamaan digital yang tidak semuanya bersifat moderat.
