| dc.description.abstract | Pertumbuhan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia terus meningkat pesat, namun
tidak diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai, terutama di luar
kota besar. Untuk mengatasi permasalahan ini, dirancang sebuah sistem Universal Hybrid
Charging Station for Electric Vehicle berbasis energi terbarukan dan Internet of Things (IoT).
Sistem ini memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber utama dan
listrik PLN sebagai cadangan, yang dikendalikan secara otomatis melalui Automatic Transfer
Switch (ATS). Sistem dilengkapi dengan mikrokontroler ESP32, sensor tegangan PZEM 004T,
serta aplikasi Blynk untuk monitoring pengisian daya secara real-time melalui perangkat seluler.
Prototipe ini juga mengusung konsep universal charging agar kompatibel dengan berbagai jenis
kendaraan listrik roda dua. Evaluasi dilakukan berdasarkan performa inverter, efisiensi pengisian
baterai LiFePO4 24V 100Ah, respons switching ATS, dan stabilitas sistem monitoring IoT. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara otomatis, efisien, serta memberikan
fleksibilitas dan kemudahan dalam pengisian daya, khususnya di daerah dengan infrastruktur
SPKLU yang masih terbatas. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi pengisian daya EV yang
praktis, ramah lingkungan, dan adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia. | en_US |