Strategi SMK Unggulan An-nawawi Purworejo dalam menumbuhkan Jiwa Entreprenuer Syariah Santri Melalui Program Teaching Factory
Abstract
Menumbuhkan jiwa entrepreneur syariah pada santri merupakan kebutuhan
penting sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi modern yang tetap selaras
dengan nilai-nilai Islam. SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo mengembangkan
konsep Teaching Factory dalam bidang busana muslim untuk memadukan
pembelajaran kejuruan dengan praktik kewirausahaan berbasis syariah. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis strategi SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo
dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur syariah santri melalui program Teaching
Factory, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengevaluasi
dampaknya terhadap pembentukan karakter kewirausahaan syariah. Metode yang
digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan
bahwa strategi yang diterapkan sekolah meliputi kegiatan pengimbasan,
perencanaan kurikulum berbasis syariah, integrasi nilai Islam dalam praktik
produksi, serta kerja sama dengan dunia industri. Faktor pendukung pelaksanaan
Teaching Factory antara lain keberadaan brand sendiri KANAMLI sebagai wadah
pemasaran, expo tahunan, dan kemitraan dengan industri. Adapun faktor
penghambat meliputi keterbatasan sarana-prasarana dan pembatasan penggunaan
teknologi digital di lingkungan pesantren. Implementasi Teaching Factory terbukti
berdampak positif, yakni meningkatkan keterampilan teknis santri dalam desain,
produksi, dan pemasaran busana muslim, memperluas wawasan kewirausahaan,
serta membentuk karakter kewirausahaan syariah seperti kejujuran, tanggung
jawab, disiplin, dan profesionalitas. Dengan demikian, Teaching Factory mampu
menjadi jembatan antara pendidikan vokasi dan nilai-nilai syariah dalam
menyiapkan santri sebagai entrepreneur muslim yang mandiri dan berdaya saing.
