| dc.description.abstract | Telah dilakukan penelitian tentang penurunan kadar chemical oxygen demand
(COD) pada limbah batik dengan metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda
aluminium.
Pelaksanaan penelitian dengan proses elektrokoagulasi pada air limbah batik
kemudian dilakukan analisis kadar COD menggunakan instrumen spektrofotometer
UV-Vis Double Beam. Hasil akhir berupa perbandingan kadar COD limbah mula-mula
sebelum dilakukan elektrokoagulasi dengan kadar COD limbah akhir setelah dilakukan
elektrokoagulasi. Hasil perbandingan menunjukkan efektivitas dari metode
elektrokoagulasi dalam menurunkan kadar COD pada air limbah dengan variasi
tegangan.
Hasil penelitian ini ialah konsentrasi awal COD limbah batik sebesar 666,86
mg/L dapat diturunkan menggunakan metode elektrokoagulasi dengan elektroda
aluminium. Variasi tegangan dapat berpengaruh terhadap efektivitas dari penurunan
kadar COD. Pada tegangan 3 V diperoleh efisiensi sebesar 46%; pada tegangan 5 V
efisiensi yang diperoleh turun menjadi 33%; kemudian meningkat pada tegangan 7 V
dengan efisiensi sebesar 50% dan menurun sedikit pada tegangan 9 V dengan efisiensi
sebesar 48%. Efisiensi tertinggi berada pada tegangan 11 V dengan efisiensi sebesar 58%
dan COD akhir sebesar 281,14 mg/L. Semakin tinggi tegangan maka efisiensi penyisihan
COD cenderung akan meningkat, meskipun terjadi fluktuasi pada tegangan tertentu.
Metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda aluminium terbukti efektif dalam
menurunkan kadar COD pada air limbah batik, sehingga metode ini berpotensi
digunakan sebagai alternatif dalam pengolahan limbah cair industri batik. | en_US |