• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Paparan Logam Berat dan Risiko Kesehatan pada Pekerja di Unit Pengolahan Sampah Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21513185.pdf (2.053Mb)
    Date
    2025
    Author
    Maulana, Mohammad Qolbi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Polusi udara akibat partikel halus (PM2.5) dari aktivitas pengolahan sampah berpotensi membawa logam berat yang dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi logam berat Timbal (Pb), Kadmium (Cd), Kromium (Cr), dan Arsenik (As) dalam PM2.5 serta mengevaluasi risiko kesehatan pekerja melalui jalur inhalasi pada empat Unit Pengolahan Sampah (UPS) di Kota Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan 8 sampel PM2.5 dengan Low Volume Air Sampler (LVAS) dan 20 sampel Personal Dust Sampler (PDS), namun hanya 4 sampel PDS yang dianalisis melalui destruksi karena pertimbangan teknis laboratorium. Selain itu, sebanyak 50 responden diwawancarai untuk memperoleh data karakteristik dan potensi paparan. Analisis logam berat dilakukan menggunakan Inductively Coupled Plasma–Mass Spectrophotometry (ICP-MS). Konsentrasi rata-rata logam berat pada PM2.5 adalah Pb = 0,245 μg/m3, Cd = 0,0208 μg/m3, Cr = 0,356 μg/m3, dan As = 0,153 μg/m3. Sementara itu, konsentrasi logam berat pada PDS lebih tinggi dengan nilai Pb = 0,473 μg/m3, Cd = 0,071 μg/m3, Cr = 0,766 μg/m3, dan As = 0,578 μg/m3. Seluruh nilai masih berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) ACGIH (2024). Penilaian risiko menunjukkan nilai Hazard Quotient (HQ) < 1 sehingga tidak menimbulkan risiko non-karsinogenik yang signifikan, sementara risiko karsinogenik berada pada rentang 10−11–10−9, termasuk kategori sangat rendah. Secara keseluruhan, paparan logam berat pada pekerja UPS masih dalam batas aman, namun peningkatan upaya mitigasi, seperti penggunaan APD, perawatan alat, serta pemantauan kualitas udara secara berkala, tetap diperlukan untuk mencegah risiko jangka panjang.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58935
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV