• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Risiko Paparan PM2.5 terhadap Kesehatan pada Pekerja Unit Pengolahan Sampah Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21513135.pdf (1.584Mb)
    Date
    2025
    Author
    Shabiyya, Muhammad Zidane Hukma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pekerja di Unit Pengolahan Sampah (UPS) berpotensi terpapar PM2.5 yang dapat berdampak pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi PM2.5 di lingkungan kerja UPS Kota Yogyakarta, menganalisis risiko kesehatannya terhadap pekerja, serta mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan kerja dengan fungsi paru pekerja. Pengambilan sampel dilakukan pada empat lokasi UPS menggunakan Low Volume Air Sampler (LVAS) selama delapan jam kerja. Analisis risiko dilakukan menggunakan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) yang meliputi identifikasi bahaya, analisis pajanan, penilaian dosis-respons, dan karakterisasi risiko. Hasil pengukuran menunjukkan konsentrasi PM2.5 tertinggi di UPS Giwangan sebesar 227,08 μg/m3 dan terendah di UPS Karangmiri sebesar 16,67 μg/m3. Sebagian besar lokasi melebihi ambang batas 25 μg/m3 berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023. Nilai Risk Quotient (RQ) lifetime > 1 menunjukkan risiko non- karsinogenik jangka panjang yang tidak aman, sedangkan RQ realtime selama UPS beroperasi masih < 1 sehingga risiko saat ini relatif aman. Uji fungsi paru menunjukkan 84% pekerja normal dan 16% mengalami gangguan. Hasil uji Chi-Square tidak menemukan hubungan signifikan antara konsentrasi PM2.5 dan fungsi paru, namun kuesioner mengindikasikan keluhan seperti batuk, sesak napas, pusing, dan iritasi kulit. Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan PM2.5 di lingkungan kerja UPS tetap berpotensi menimbulkan dampak kesehatan sehingga diperlukan pengendalian teknis dan pemantauan kesehatan secara berkala.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58934
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV