Show simple item record

dc.contributor.authorPutri, Chikita Hariani
dc.date.accessioned2025-12-01T03:50:44Z
dc.date.available2025-12-01T03:50:44Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58889
dc.description.abstractAnodizing merupakan sebuah proses elektrokimia yang bertujuan untuk mempertebal lapisan oksida alami pada permukaan logam. Untuk menambah estetika, telah digunakan pewarwa alami yang berasal dari tanaman temulawak. Pada penelitian ini, lama proses perendaman pewarnaan menggunakan pewarna alami temulawak divariasikan pada 10, 20, dan 30 menit dengan lama proses anodizing selama 30 menit pada arus 10A. Uji korosi pada spesimen dilakukan dengan merendam ke dalam air laut selama 28 hari dan uji ketahanan asam dilakukan dengan merendam ke dalam larutan asam sulfat konsentrasi 30% selama 10 menit. Hasilnya, spesimen dengan lama waktu perendaman pewarnaan 30 menit merupakan spesimen yang paling kuat terhadap asam dan korosi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAnodizingen_US
dc.subjectLama Waktu Pewarnaanen_US
dc.subjectPewarna Alamien_US
dc.subjectTemulawaken_US
dc.subjectLaju Korosien_US
dc.subjectKetahanan Asamen_US
dc.titlePengaruh Lama Waktu Pewarnaan Terhadap Laju Korosi dan Ketahanan Asam Pada Aluminium 5052 Melalui Proses Anodizing menggunakan Pewarna Alami Temulawaken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20525137


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record