Show simple item record

dc.contributor.authorWafa, Ahmad Shohibul
dc.contributor.authorNurakhman, Yusuf Adhirekso
dc.date.accessioned2025-11-28T03:49:19Z
dc.date.available2025-11-28T03:49:19Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58872
dc.description.abstractNurse Call System adalah sistem pemanggil di rumah sakit yang memungkinkan pasien meminta bantuan perawat dengan menekan tombol. Namun, sebagian besar sistem yang terpasang masih memiliki sejumlah keterbatasan. Salah satunya adalah penggunaan LED sebagai indikator panggilan, yang kurang efektif karena menyulitkan perawat untuk melihat dari mana panggilan berasal , terutama dari jarak jauh. Selain itu, sistem yang ada umumnya memiliki struktur instalasi yang kompleks, karena memerlukan banyak kabel yang terhubung langsung ke panel penampil panggilan. Hal ini menyulitkan proses perawatan serta penambahan unit baru, karena harus menarik kabel tambahan dalam jarak yang cukup panjang. Sebagai solusi, tim kami mengusulkan nurse call system yang memiliki indikator panggilan yang dapat memudahkan perawat dalam melihat asal panggilan, serta mampu meningkatkan skalabilitas sistem dengan menggunakan layar HMI sebagai penampil panggilan dan juga penggunaan topologi bus untuk mengurangi kebutuhan kabel yang ada pada sistem existing, lalu untuk memudahkan pemasangan digunakan kabel LAN dengan port RJ45 untuk menghubungkan unit pemanggil dengan panel penampil. Untuk mengukur performa sistem, dilakukan pengujian terhadap lima parameter utama: ● Skalabilitas Sistem → Menghubungkan unit pemanggil ke unit pemanggil lain dengan kabel 1 meter, lalu melakukan panggilan dengan menggunakan unit pemanggil yang tidak terhubung langsung ke master dan dilihat apakah panggilannya akan ditampilkan master atau tidak. ● Jarak Pandang Efektif → Mengukur jarak indikator panggilan dapat dilihat dengan baik dan jelas dengan menggunakan meteran. ● Kecepatan Respon → Menghubungkan alat pemanggil dan layar dengan kabel 1 meter, lalu melakukan 5 kali pemanggilan dan mencatat waktu yang dibutuhkan hingga panggilan muncul di layar. ● Jangkauan Komunikasi → Menggunakan kabel sepanjang 50 meter, lalu melakukan 5 kali pemanggilan untuk memastikan tidak ada perbedaan signifikan dalam kecepatan respon dibandingkan dengan kabel 1 meter. 10 ● Maksimal Pengguna → Menghubungkan 8 alat pemanggil dengan kabel 1 meter, lalu melakukan pemanggilan secara bersamaan untuk memantau apakah semua panggilan dapat ditampilkan di layar tanpa gangguan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini memiliki skalabilitas yang tinggi karena untuk menambah unit pemanggil hanya perlu menghubungkannya ke unit pemanggil yang berada di jaringan dan juga mendaftarkan ID perangkat baru ke master. Lalu untuk jarak pandang efektif indikator panggilannya adalah 4 meter. Kecepatan respon dari sistem ini adalah 1–2 detik, dimana masih di bawah batas maksimum 5 detik. Jangkauan komunikasi efektif mencapai 50 meter tanpa penurunan performa. Selain itu, sistem ini juga dapat menerima panggilan dari 8 unit pemanggil secara bersamaan tanpa adanya penurunan performa. Secara keseluruhan, sistem yang dirancang tetap sesuai dengan konsep awal, dengan sedikit perubahan pada rangkaian elektronik disisi master, desain casing dan penambahan komponen pendukung. Dibandingkan sistem sejenis dengan harga serupa, keunggulan utama dari solusi ini adalah penggunaan layar HMI yang lebih efektif dalam menampilkan informasi panggilan dan kemudahaan dalam penambahan unit pemanggil baru.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleSistem Real Time Pemanggil Tenaga Kesehatan oleh Pasien (Nurse Call System) di Rumah Sakiten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21524050
dc.Identifier.NIM21524055


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record