| dc.description.abstract | Pembangunan infrastruktur, khususnya proyek konstruksi, memegang peranan penting dalam
menunjang pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan proyek sangat
dipengaruhi oleh ketepatan estimasi volume pekerjaan, karena kesalahan perhitungan dapat
berdampak pada pemborosan material, keterlambatan pekerjaan, maupun pembengkakan biaya.
Pada praktiknya, perbedaan antara volume yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB)
dan volume aktual di lapangan sering terjadi akibat faktor desain, kondisi lapangan, atau metode
pelaksanaan.
Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan volume pekerjaan antara RAB dan
volume aktual pada proyek Pembangunan Barak Siaga Satbrimob Polda DIY di Kabupaten Kulon
Progo. Fokus analisis pada pekerjaan struktur beton bertulang (kolom, sloof, dan balok) meliputi
bekisting, penulangan, dan pengecoran. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data RAB
dari dokumen proyek dan data aktual dari observasi lapangan serta nota pembelian material.
Perhitungan RAB menggunakan koefisien Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Permen PUPR
No. 8 Tahun 2023.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata selisih volume sebesar 5% antara RAB dan kondisi
aktual, dengan penyebab utama meliputi perbedaan kondisi lapangan, ketidakdetailan gambar kerja,
serta efisiensi tenaga kerja. Hasil ini diharapkan menjadi acuan untuk meningkatkan akurasi estimasi
volume pada proyek konstruksi sejenis di masa mendatang. | en_US |