Perubahan Kebijakan Luar Negeri Jerman terhadap Rusia Pasca Invasi Rusia Ke Ukraina pada Tahun 2022—2023
Abstract
Penelitian ini membahas perubahan kebijakan luar negeri Jerman terhadap Rusia
sebagai respons atas invasi Rusia terhadap Ukraina pada tahun 2022. Sebelumnya,
hubungan Jerman dan Rusia ditandai oleh pendekatan pragmatis yang didominasi
oleh kerjasama dan diplomasi. Namun, invasi militer Rusia terhadap Ukraina
menjadi titik balik yang mengharuskan Jerman untuk mengevaluasi ulang orientasi
strategisnya. Dalam memahami dinamika tersebut, penelitian ini menggunakan
pendekatan teoritis dari buku How States Think karya John Mearsheimer dan
Sebastian Rosato, yang menekankan pentingnya rasionalitas, pemikiran strategis,
serta proses deliberatif dalam pengambilan keputusan kebijakan luar negeri.
Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai faktor
internal dan eksternal yang memiliki pengaruh dalam perubahan kebijakan Jerman.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan luar negeri Jerman tidak bersifat
spontan atau emosional, melainkan sebuah produk dari proses deliberatif yang
terstruktur. Temuan ini menguatkan argumen bahwa negara bertindak berdasarkan
pemahaman terhadap ancaman eksternal. Dalam konteks Jerman, kebijakan luar
negeri mencerminkan integrasi antara kepentingan nasional dan nilai normatif yang
dijalankan secara deliberatif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa
perubahan kebijakan luar negeri Jerman merupakan produk dari rasionalitas dalam
menghadapi perubahan sistem internasional.
Collections
- International Relations [914]
