| dc.description.abstract | Keamanan siber merupakan bidang yang terus berkembang seiring meningkatnya
kompleksitas dan frekuensi serangan digital. Kebutuhan akan sumber daya manusia yang andal
dalam menghadapi ancaman siber mendorong perlunya media pelatihan yang mampu
menjembatani antara teori dan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan cyber
range sebagai media pelatihan keamanan siber yang berfokus pada penguatan kemampuan blue
team dalam dua domain utama, yaitu analisis malware dan analisis lalu lintas jaringan. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan
mengacu pada model pengembangan Borg & Gall. Pengembangan dilakukan melalui empat
tahap, yaitu studi literatur dan pengumpulan data, perancangan skenario pelatihan,
implementasi skenario dalam lingkungan virtual, serta penyusunan dokumentasi walkthrough.
Skenario analisis malware menggunakan FireEye Redline untuk menyelidiki artefak pasca-
infeksi ransomware, sementara skenario analisis jaringan memanfaatkan Wireshark dan
NetworkMiner untuk menelusuri aktivitas serangan DDoS dalam file PCAP. Hasil akhir dari
penelitian ini berupa dua modul cyber range yang dapat digunakan sebagai media pelatihan
terstruktur. Pengembangan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pelatihan praktis yang
adaptif dan dapat direplikasi untuk memperkuat kompetensi teknis pertahanan siber, khususnya
dalam konteks blue team. | en_US |