Penentuan Kadar Timbal (Pb) pada Teh Hitam Kering “ Gambyong Kemuning” Secara Spektrofotometri Serapan Atom
Abstract
Telah dilakukan pengujian untuk menentukan kadar timbal (Pb) pada teh
hitam kering “gambyong kemuning” menggunakan metode destruksi kering
berdasarkan pada SNI 3836-2013 tentang teh kering dalam kemasan
menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA). Prinsip pengujian yaitu
contoh uji destruksi dengan cara pengabuan kering pada suhu 450°C selama
3 jam dan dilanjutkan dengan pelarutan dalam suasana asam. Kadar timbal
yang terlarut dihitung menggunakan Spektofotometer Serapan Atom (SSA)
dengan panjang gelombang maksimal 283,3 nm. Hasil penentuan kadar
dilakukan dengan menggunakan metode kurva kalibrasi dan adisi standar
menunjukkan bahwa nilai linearitassebesar dengan dengan koefisien korelasi
(r) sebesar 0,9978 sehingga memenuhi syarat keberterimaan ; Nilai LOD
sebesar 0,1670 mg/L;dan nilai LOQ sebesar 0,5566 mg/L; Berdasarkan hasil
seluruh parameter penentuan kadar timbal dengan kurva kalibrasi dalam
pengujian masih ada yang belum memenuhi syarat keberterimaan. Oleh
karena itu,dilakukan ulang dengan metode adisi standar dengan nilai linieritas
pada sampel 1 dan 2 dengan niai koefisien korelasi (r) sebesar 0,9949 dan
0,9993; dengan kadar Pb sebesar 0,4207 mg/kg dan nilai ketelitian sebesar
0,3077; dan nilai presisi(%RPD) sebesar 30,77%.. Penentuan kadar Pb
berdasarkan metode adisi standar sebesar 0,4207 mg/kg. Kadar tersebut telah
memenuhi syarat standar kandungan Pb pada teh kering dalam kemasan
menurut SNI 3836-2013 yaitu maksimal 2 mg/kg, dengan hasil pengujian
adisi standar dikatakan lebih layak untuk pengujian secara rutin.
Collections
- Chemical Analyst [441]
