• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Pusat Kebudayaan Dengan Pendekatan Arsitektur Resilien di Bantaran Sungai Bone, Gorontalo, Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    18512151.pdf (26.23Mb)
    Date
    2025
    Author
    Musa, Moh. Subhan Zulqisthi D.
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    <Perancangan Pusat Kebudayaan Dengan Pendekatan Arsitektur Resilien di Bantaran Sungai Bone, Gorontalo, Indonesia= ini didasari dari Provinsi Gorontalo yang memiliki banyak ragam budaya yang belum terakomodasi dengan baik oleh pemerintah. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan untuk mengatasi resiko banjir. Kawasan Bantaran Sungai Bone memiliki riwayat banjir berkala sehingga diperlukan solusi desain adaptif dan tangguh agar bangunan dapat berfungsi secara berkelanjutan. Pusat Kebudayaan tersebut dirancang sebagai wadah pelestarian budaya lokal Gorontalo, menyediakan fasilitas seperti ruang pertunjukan budaya (indoor dan outdoor), ruang pameran, dan ruang kreatif. Konsep ruang disusun untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat lokal, wisatawan, dan seniman. Metode perancangan meliputi analisis tapak (topografi, pola banjir, iklim, dan konteks sosial-budaya setempat), studi literatur tentang arsitektur resiliensi dan pelestarian budaya lokal, kajian regulasi terkait kawasan rawan banjir, serta pengembangan konsep desain arsitektur dan lanskap terintegrasi. Pendekatan ini menghasilkan konsep bangunan yang adaptif terhadap dinamika banjir, misalnya dengan elevasi bangunan di atas level banjir. Penggunaan material tahan air, serta perancangan lanskap hijau permeabel sebagai penahan banjir dan area resapan air. Dengan demikian, rancangan Pusat Kebudayaan ini tidak hanya berperan dalam pelestarian kearifan lokal Gorontalo, tetapi juga memberikan lingkungan yang aman, inklusif, dan fleksibel menghadapi kondisi banjir secara berkelanjutan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58748
    Collections
    • Architecture [4119]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV