Efektivitas Terapi Oksigen Hiperbarik dalam menangani Sudden Sensorineural Hearing Loss: A Scoping Review
Abstract
Latar Belakang: Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSNHL) adalah kondisi
darurat telinga yang ditandai dengan hilangnya pendengaran secara tiba-tiba dan
signifikan, seringkali tanpa penyebab jelas (idiopatik). Kondisi ini memengaruhi ribuan
orang setiap tahun dan secara serius dapat menurunkan kualitas hidup pasien.
Meskipun kortikosteroid adalah terapi standar, respons pasien bervariasi dan
seringkali tidak memberikan pemulihan penuh, menunjukkan kebutuhan mendesak
akan terapi adjuvant yang lebih efektif. Terapi Oksigen Hiperbarik (HBOT) muncul
sebagai kandidat menjanjikan, melalui oksigenasi jaringan iskemik, yang diduga
menjadi salah satu penyebab SSNHL. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
efektivitas HBOT dalam mengobati SSNHL, serta meninjau tekanan dan waktu
dimulainya terapi yang efektif menangani SSNHL.
Metode: Proses pencarian akan mengikuti pedoman PRISMA-ScR (Preferred
Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping
Reviews) untuk memastikan transparansi dan kelengkapan pelaporan. Pencarian
literatur akan dilakukan secara sistematis pada database elektronik, yaitu PubMed
dan ScienceDirect, dtemukan 389 artikel, 9 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis
lebih lanjut.
Hasil: Dari Sembilan studi, terapi oksigen hiperbarik (HBOT) menunjukkan manfaat
terutama bila digunakan sebagai adjuvant atau terapi tambahan dengan kortikosteroid
untuk pasien SSNHL, khususnya pada pasien dengan onset <14 hari, derajat ringan-
sedang, dan frekuensi rendah. HBOT tunggal kurang efektif, sementara variasi
protokol HBOT (besar tekanan 2.0-2.5 ATA, 10-20 sesi) dan adanya vertigo
memengaruhi hasil.
Kesimpulan: HBOT berpotensi sebagai terapi pilihan tambahan pada SSNHL, namun
belum cukup konsisten untuk dijadikan standar. Penelitian prospektif dengan protokol
seragam masih diperlukan.
Collections
- Medical Education [2782]
