| dc.description.abstract | Novolak resin digunakan sebagai lak, bahan laminating, bahan perekat
kayu, pernis serta panel dinding dekorasi. Kebutuhan novolak resin di Indonesia
setiap tahun mengalami peningkatan dan diperoleh perhitungan proyeksi kebutuhan
di 2030 sebanyak 2.078.714 ton, sehingga diperlukan untuk mendirikan pabrik
novolak resin yang baru. Kapasitas pabrik novolak resin ini yaitu 15.000 ton/tahun,
didesain pada kapasitas produksi yang beroperasi selama 330 hari. Pabrik
direncanakan akan dibangun di Serang, Banten dengan jumlah pekerja 103 orang.
Pabrik berdiri di tanah seluas 13.978 m2
. Reaksi pembentukan novolak resin
merupakan reaksi eksotermis yang terjadi di reaktor tangki alir berpengaduk
(RATB) dengan kondisi operasi 95°C dan tekanan 1 atm. Pabrik novolak resin ini
membutuhkan bahan baku fenol sebanyak 120.000 ton/tahun, formaldehid sebanyak
210.000 ton/tahun serta katalis asam sulfat sebanyak 1.703.000 ton/tahun.
Kebutuhan utilitas pabrik novolak resin meliputi air sebanyak 54.431,965 kg/jam
yang diperoleh dari air sungai, kebutuhan listrik sebanyak 117,701 KW didapat dari
PLN, kebutuhan bahan bakar sebanyak 2.129.701,534 kg/jam dan kebutuhan
udara bertekanan sebanyak 61,164 m3
/jam. Dari analisis ekonomi, pabrik
novolak resin ini membutuhkan fixed capital investment sebesar Rp.
266.917.880.087 dan working capital sebesar Rp. 1.722.370.265.306.
Keuntungan sebelum pajak Rp. 85.921.516.978 per tahun, sedangkan keuntungan
sesudah pajak sebesar Rp. 68.737.213.582 per tahun. Analisis kelayakan ini
memberikan hasil bahwa Percent Return On Investment (ROI) sebelum pajak
sebesar 32% dan setelah pajak sebesar 26%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak
sebesar 2,370 tahun sedangkan setelah pajak sebesar 2,797 tahun. Break Even
Point (BEP) sebesar 54,346% kapasitas, dan Shut Down Point (SDP) sebesar
40,163% kapasitas. Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 6,613%. Berdasarkan
hasil analisa kelayakan ekonomi, maka pabrik novolak resin ini cukup menarik
untuk didirikan. | en_US |