• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kebijakan Australia dalam Keanggotaan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCP) Tahun 2020: Analisis Diplomasi Ekonomi

    Thumbnail
    View/Open
    21323166.pdf (1.772Mb)
    Date
    2025
    Author
    Efendi, Nur Biyantara
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan Pemerintah Australia untuk bergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada periode 2019–2023. Sebagai perjanjian perdagangan bebas terbesar di dunia, RCEP melibatkan 15 negara anggota yang mewakili sekitar 30% PDB global. Bagi Australia, partisipasi ini memiliki implikasi penting terhadap kebijakan ekonomi luar negeri, baik dalam aspek perdagangan, investasi, maupun strategi geopolitik di kawasan Asia-Pasifik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yang memanfaatkan dokumen resmi pemerintah, laporan lembaga internasional, serta literatur akademik. Analisis dilakukan dengan kerangka teori New Economic Diplomacy (Woolcock, 2017) melalui lima dimensi: kekuatan ekonomi relatif, rezim internasional, kepentingan negara, institusi dan proses pengambilan kebijakan domestik, serta faktor ideasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi Australia sebagai pemasok energi dan pertanian meningkatkan daya tawarnya; rezim RCEP memberikan aturan perdagangan yang lebih harmonis; kepentingan negara mencakup tujuan ekonomi sekaligus politik strategis; koordinasi institusi domestik menjadi kunci ratifikasi; serta faktor ideasional menegaskan orientasi Australia pada tatanan berbasis aturan. Dengan demikian, keputusan Australia bergabung dalam RCEP tidak hanya didorong motif ekonomi, tetapi merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor strategis, institusional, dan ideologis, sehingga menegaskan relevansi teori New Economic Diplomacy dalam memahami dinamika kebijakan ekonomi luar negeri.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58710
    Collections
    • International Relations [914]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV