• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Cultural Center di Kecamatan Ngaglik Sebagai Pusat Pelestarian Budaya dengan Pendekatan Arsitektur Bioklimatik

    Thumbnail
    View/Open
    21512060.pdf (6.138Mb)
    Date
    2025
    Author
    S, Nadief Arifanda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perancangan Jogja Eco-Cultural Center di Kecamatan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta bertujuan mewadahi pelestarian seni dan budaya lokal sekaligus merespons isu perubahan iklim melalui pendekatan Arsitektur Bioklimatik. Latar belakang proyek ini berangkat dari tingginya potensi wisata budaya Yogyakarta, minimnya ruang publik untuk karya seni, dan urgensi pengelolaan energi yang efisien pada bangunan pusat kebudayaan. Ngaglik dipilih karena memiliki komunitas seni yang aktif, dukungan pemerintah desa, dan lokasi strategis di jalur utama Jl. Kaliurang. Metode perancangan meliputi observasi lapangan, analisis tapak, penentuan tema dan konsep, eksplorasi desain, hingga pengujian kinerja pencahayaan dan penghawaan alami. Prinsip bioklimatik yang diterapkan mencakup optimalisasi orientasi massa bangunan, penerapan ruang transisional, pemilihan material berinsulasi, integrasi lanskap hijau, serta penggunaan elemen pembayang pasif. Fasilitas utama meliputi amphiteater, mini gallery, studio musik dan tari tradisional, ruang workshop kerajinan, serta area rekreasi dan kuliner. Hasil perancangan menghasilkan bangunan yang mampu meminimalkan konsumsi energi buatan, meningkatkan kenyamanan termal, dan mendukung keberlanjutan lingkungan melalui desain pasif. Jogja Eco-Cultural Center diharapkan menjadi pusat interaksi, edukasi, dan rekreasi yang tidak hanya mampu melestarikan warisan budaya Yogyakarta, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap kualitas lingkungan sekitar.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58664
    Collections
    • Architecture [3994]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV