Redesain Terminal Kampung Rambutan dengan Pendekatan Arsitektur Regeneratif Sebagai Pusat Transportasi Publik yang Terintegrasi dan Inklusif
Abstract
Tema yang diangkat dalam perancangan ini adalah mewujudkan Terminal Kampung
Rambutan sebagai model pusat transportasi publik yang terintegrasi dengan fungsi lain,
inklusif serta berpartisipasi dalam perbaikan lingkungan melalui pendekatan arsitektur
regeneratif. Tema ini menggabungkan berbagai elemen terpilih yaitu penerapan
arsitektur regeneratif yang tentunya tidak hanya memperbaiki fungsi bangunan namun
juga memecahkan permasalahan dan keberlanjutan lingkungan.
Peningkatan fungsi dan kualitas terminal bertujuan untuk meningkatkan minat
masyarakat dalam menggunakan transportasi publik sehingga dapat meminimalisir
polusi udara yang dihasilkan dari kendaraan pribadi. Alasan penggunaan pendekatan
arsitektur regeneratif dikarenakan Jakarta menjadi salah satu kota terpadat yang juga
kekurangan ruang hijau dan sering mengalami krisis lingkungan serta kurangnya
pengendalian dalam penggunaan energi yang efisien.
Collections
- Architecture [3992]
