Penetuan Kadar Logam Total Kadmium Pada Anak Sungai Opak menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom
Abstract
Kondisi kualitas air permukaan di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir
(TPA) Piyungan terutama pada anak Sungai Opak mengalami pencemaran.
Pencemaran yang terjadi disebabkan oleh kandungan logam berat, terutama logam
Cd. Logam Cd memiliki efek toksik bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh
karena itu penentuan kadar Cd pada anak Sungai Opak penting dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar logam total Cd dalam air anak
Sungai Opak di sekitar TPA Piyungan menggunakan metode kurva kalibrasi dan
kurva adisi standar. Hasil pengujian dengan metode kurva kalibrasi menunjukkan
nilai linearitas dengan koefisien korelasi (r) sebesar 1,000, yang memenuhi syarat
keberterimaan. Nilai LOD dan LOQ diperoleh berturut-turut 0,036 mg/L dan 0,120
mg/L. Nilai %RSD sampel A, B, dan C berturut-turut 11,36; 15,03; dan 6,35%.
Seluruh nilai %RSD menunjukkan hasil presisi yang dapat diterima karena berada
di bawah nilai 1⁄2 CV Horwitz. Nilai estimasi ketidakpastian pengukuran sampel A,
B dan C berturut-turut adalah 0,027±0,053 mg/L; 0,031±0,054 mg/L; dan
0,028±0,053 mg/L. Hasil uji metode adisi standar sampel A, B, dan C diperolah
nilai koefisien korelasi regresi linear (r) adalah 1,000; 0,998; dan 0,994. Nilai
estimasi ketidakpastian pengukuran sampel A, B dan C berturut-turut adalah
0,063±0,012 mg/L; 0,080±0,069 mg/L; dan 0,078±0,072 mg/L. Kadar Cd dengan
metode kurva kalibrasi lebih kecil dari kadar Cd yang diperoleh dengan metode
adisi standar. Kadar Cd pada anak Sungai Opak sebesar 0,027 mg/L; 0,031 mg/L;
dan 0,028 mg/L tidak memenuhi baku mutu Cd pada air yaitu >0,01 mg/L.
Berdasarkan hasil yang diperoleh metode adisi standar lebih dipilih karena
memberikan nilai estimasi ketidakpastian pengukuran lebih kecil sehingga data
lebih akurat untuk konsentrasi sampel yang kecil.
Collections
- Chemical Analyst [441]
