• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimalisasi Produktivitas Grand Piano Melalui Reduksi Inventory dan Lead Time dengan Pendekatan Value Stream Mapping dan Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas (Studi Kasus: Departemen Assembly Grand Piano, First Regulation, PT. Yamaha Indonesia)

    Thumbnail
    View/Open
    21522353.pdf (8.676Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fauziyah, Nada Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilakukan pada bagian First Regulation Assembly Grand Piano di PT Yamaha Indonesia yang menghadapi permasalahan utama berupa bottleneck, ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun, serta tata letak fasilitas yang belum optimal. Hal ini berdampak pada tingginya inventory dan panjangnya lead time yang menghambat pencapaian target produktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi akar masalah, meningkatkan efisiensi lini produksi, dan merancang ulang tata letak fasilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aliran proses dan mengidentifikasi pemborosan, Work Sampling untuk mengamati aktivitas kerja, serta Line Balancing dan Area Allocation Diagram (AAD) untuk mendukung perancangan ulang tata letak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, pengukuran waktu, dan dokumentasi aktivitas kerja. Analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel, CORELAP, dan Microsoft Visio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode VSM berhasil mengidentifikasi titik bottleneck, sementara pendekatan line balancing mampu meningkatkan efisiensi kerja dengan meratakan beban antar stasiun. Tata letak usulan 2 dipilih karena memberikan hasil terbaik berdasarkan efisiensi ruang, kedekatan aktivitas kerja, dan penurunan ongkos material handling sebesar Rp201,5/meter per hari. Efisiensi lini meningkat dari 88% menjadi 99%, dan jumlah operator dapat dikurangi dari 7 menjadi 5 orang dengan mengurangi output produksi dari 17 plan menjdi 13 plan. Selain itu, relayout fasilitas juga mampu mengurangi langkah kerja operator secara signifikan dan mempercepat waktu proses. Dengan perbaikan yang dilakukan, produktivitas meningkat hingga melebihi target 15% yang ditetapkan perusahaan. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi metode VSM, Work Sampling, Line Balancing, dan perancangan ulang layout dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas di industri manufaktur, khususnya pada proses assembly Grand Piano.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58637
    Collections
    • Industrial Engineering [2864]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV