Fraksinasi Ekstrak Metanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) dan Uji Aktivitas Fraksi N- Heksana Sebagai Antimalaria melalui Penghambatan Polimerisasi Hem dan Penghambatan Plasmodium Falciparum
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi fraksi n-heksana dari ekstrak
metanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai agen antimalaria, melalui
pendekatan in vitro dan in silico, serta dikarakterisasi dengan LC-MS/MS dan
analisis fitokimia untuk mengetahui jenis metabolit sekunder yang terkandung.
Hasil analisis fitokimia menunjukkan fraksi ini mengandung senyawa flavonoid,
fenolik, dan terpenoid. Hasil LC-MS/MS mengidentifikasi 5 senyawa dominan,
yaitu 3-tert-butyl-4-methoxyphenol, hyptatic acid, petasitolone, dan stigmastane-
3,6-dione yang dapat diidentifikasi kemampuannya dengan molecular docking.
Hasil uji penghambatan polimerisasi hem menghasilkan nilai sebesar yaitu sebesar
3,742 mg/mL lebih rendah dibanding klorokuin difosfat, menandakan fraksi n-
heksana memiliki kemampuan yang baik. Hasil uji antiplasmodium menghasilkan
nilai sebesar 66,671 μg/mL, menandakan kemampuan yang tidak aktif. Pengujian
in silico menunjukkan bahwa beberapa senyawa menghasilkan nilai yang baik,
menandakan senyawa tersebut berpotensi untuk diteliti lebih lanjut. Secara
keseluruhan, fraksi n-heksana dari ekstrak metanol daun jambu biji (Psidium
guajava L.) berpotensi menjadi kandidat antimalaria dengan dilakukan isolasi lebih
lanjut.
Collections
- Chemistry [751]
