| dc.description.abstract | Kawasan Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta merupakan pusat mobilitas utama yang
juga berperan sebagai ikon pariwisata dan kawasan heritage kota. Namun, kawasan ini
menghadapi permasalahan kepadatan lalu lintas, keterbatasan lahan parkir, serta
maraknya parkir ilegal. Tidak hanya mengganggu arus kendaraan, kondisi tersebut juga
menyebabkan tumpang tindih antara sirkulasi kendaraan dan pejalan kaki, sehingga
menurunkan kualitas kenyamanan dan pengalaman ruang, khususnya bagi wisatawan dan
pengguna transportasi publik di sekitar stasiun.
Sebagai respon terhadap permasalahan tersebut, dirancanglah E’Park Toego, sebuah
smart park building vertikal yang terintegrasi langsung dengan moda transportasi kereta
api. Bangunan ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan parkir di lahan terbatas,
tetapi juga dirancang dengan mempertimbangkan nilai historis kawasan melalui
pendekatan desain selaras parsial-modifikasi yang menghormati karakter heritage
Stasiun Tugu.
Dengan mengedepankan efisiensi ruang, integrasi antar moda, dan sensitivitas terhadap
konteks budaya, E’Park Toego diharapkan menjadi solusi komprehensif bagi permasalahan
mobilitas kawasan, sekaligus menjaga citra dan kenyamanan ruang publik sebagai bagian
dari warisan kota. | en_US |